Klarifikasi I Hikmatul Iman/Lantera di MUI Jabar

Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Menindak lanjuti proses klarifikasi atas tuduhan penyimpangan akidah dari pihak kontra kepada MUI Jabar, maka MUI Jabar menjadwalkan pemaparan dari pihak  Hikmatul Iman / Lantera  pada hari Rabu (20/6/2016) pada pukul 10.00 bertempat di Kantor MUI Jabar Jl. L. L. RE.Martadinata No.105 Bandung.

Kita menyambut baik kesempatan ini, pihak Hikmatul Iman diwakili oleh Kang Dicky Zainal Arifin (KDZA) dan didampingi oleh pengawas Yayasan Lantera yaitu Kang Usep Dedi Suryana, Ketua Yayasan Lantera Kang Aulia Pradipta, dan Teh Veena Mutiram sebagai kuasa hukum KDZA. Continue reading Klarifikasi I Hikmatul Iman/Lantera di MUI Jabar

Semoga Lekas Sembuh Kang Darto..

Kang Darto (biasa dipanggil Kang Ato) adalah sosok yang berjasa mengembangkan Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman Indonesia (LSBD HI). Sederhana dan bertangan dingin merupakan karakter yang menonjol dari Kang Ato, tidak heran jika banyak murid yang menghormati dan menganggap Kang Ato lebih dari sekedar pelatih.

Minggu ini kami mendengar kabar bahwa Kang Ato kurang sehat, oleh karena itu perwakilan dari kelas kesehatan MTHI : Vallgara mengunjungi Kang Ato untuk menjenguk sekaligus bersilaturahim pasca Idul Fitri.

kan darto hikmatul iman1
Perwakilan pengurus dan Anggota Vallgara menjenguk Kang Ato,

Pesan yang ingin kami sampaikan adalah bahwa keputusan Kang Ato untuk menandatangani petisi pengunduran diri dari posisinya sebagai Pengawas dan Pengendali LSBD HI ( sebelum transformasi ) tidak memutus silaturahim kita sebagai sebuah keluarga. Perbedaan pendapat dan kemajemukan merupakan hal yang wajar dan sangat dihargai di Hikmatul Iman.

Bagaimanapun juga, Kang Ato telah memberikan nuansa dalam karakter setiap murid yang pernah bersentuhan dengan beliau, bahwa sejarah akan tetap mencatat ketulusan seorang Kang Ato dalam mengembangkan LSBD HI dan mengajarkan ketulusan dan pelayanan terbaik pada sesama.

Semoga lekas sembuh Kang Ato, kami selalu mendoakan. Semoga Kang Ato dapat segera bergabung kembali berlatih, dan mengaplikasikan hasil latihan. #karena kita adalah keluarga

Selamat Idul Fitri 1437 H

Akang dan Teteh, tidak terasa ramadhan sebentar lagi akan meninggalkan kita. Semoga nilai – nilai yang kita dapatkan sepanjang bulan penuh berkah ini dapat terus kita terapkan sepanjang tahun.

Tentunya sepanjang kebersamaan kita, kami dari tim redaksi hikmatuliman.or.id banyak membuat kesalahan. Dari typo hingga pernyataan yang tidak berkenan di hati. Oleh karena itu kami memohon kerelaan Akang dan Teteh untuk mohon dibukakan pintu maaf.

Decorative-Line-Gold-PNG-Image

Selamat hari raya Idul Fitri 1437 H
Semoga Yang Maha Kuasa menerima shaum kita.

Selamat mudik dan menikmati kebersamaan dengan keluarga
Selalu berhati – hati sepanjang perjalanan

Mohon maaf lahir dan batin.

Decorative-Line-Gold-PNG-Image

spon

sponsor hikmatul iman

Membaca Pergerakan, Mengantisipasi Gelombang

Assalaamualaikum warahmatullahi  wabarakaatuh
Semoga Akang dan Teteh selalu berada dalam lindungan Sang Maha Pemelihara.

Pada kesempatan ini kami akan memaparkan perkembangan terkini berkenaan dengan proses klarifikasi yang sedang berlangsung dan pengkajian yang tengah dilakukan oleh MUI Jabar berkaitan dengan pelaporan bahwa Hikmatul Iman / Lantera / LTLM menyimpang secara akidah.

Hal ini kami sampaikan agar kita memiliki informasi yang lengkap mengenai hal – hal yang terjadi saat ini.

Proses Klarifikasi MUI

Proses klarifikasi dan pengkajian telah berjalan sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh MUI Jabar. 20/06/2016 adalah jadwal pemaparan bagi pihak kontra sedangkan jadwal pemaparan bagi HI dijadwalkan dalam minggu depan. Setelah mendengar keterangan kedua belah pihak, selanjutnya MUI akan melakukan kajian intensif yang menghasilkan surat rekomendasi, sementara itu proses fatwa terus berjalan. Perlu kita ketahui bersama bahwa proses emisi fatwa merupakan proses panjang yang diperlukan ketelitian dan pertimbangan dari banyak aspek sehingga tidak dapat dikeluarkan dalam waktu singkat.

Kita tegaskan kembali bahwa Hikmatul Iman / Lantera / LTLM berkomitmen untuk menjalani segala proses ini hingga tuntas sehingga hal – hal seperti ini tidak lagi menjadi duri dalam daging yang menghambat pergerakan dimasa pasca transformasi.

Kita Akan Menghadapi Gelombang Media

Kita berkomitmen untuk menjaga suasana tenang dan kondusif selama masa klarifikasi dan pengkajian ini dan menyerahkan sepenuhnya keputusan pada MUI Jabar. Namun sangat disayangkan pihak kontra tidak memiliki itikad baik yang sama. Continue reading Membaca Pergerakan, Mengantisipasi Gelombang

Kelompok Kontra Hikmatul Iman Kembali Berusaha Menggiring Opini

Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh
Selamat malam Akang dan Teteh

Pada hari ini belasan artikel menarik muncul  hampir serempak di media online. Beberapa berita menampilkan judul yang cukup berimbang mengenai proses klarifikasi di MUI Jabar yang pada hari ini (20/06/2016) yang mengundang pihak kontra. Sementara berita lain mengambil judul yang provokatif dan jelas menggiring opini publik.

Simak judul yang diangkat oleh sindonews.com : Guru Ajarkan Kesesatan, Belasan Pendekar Hikmatul Iman Ngadu ke MUI. Dari pilihan judul jelas terlihat bahwa artikel ini mengarahkan pembaca untuk menafsirkan bahwa Hikmatul Iman sesat. Perhatikan pula dengan judul dari tribun news : Gurunya Punya Paham Meragukan Alquran, Mantan Murid Pun Laporkan ke MUI, atau tidak kalah bombastisnya adalah pilihan judul dari pos-metro.com : Guru Bela Diri Hikmatul Iman Ajarkan Murid 60% Isi Alquran Di Palsukan, MUI Bertindak

Pada hari ini pula pemberitaan mengenai kesesatan Hikmatul Iman ditayangkan oleh Bandung TV dan Net TV Jabar. Nampaknya pihak kontra Hikmatul Iman dengan sengaja membawa media massa saat proses klarifikasi di MUI Jabar salah satunya adalah reporter detiknews (detik.com) Mukhlis Dinilah. Tentunya dalam nuansa keterbukaan informasi kehadiran media massa memegang peranan yang penting, hanya saja nampaknya pihak kontra melupakan pesan yang ditegaskan oleh MUI Jabar saat klarifikasi yaitu untuk menjaga suasana kondusif, membatasi pemberitaan pada proses tabayun, dan tidak memberitakan kesesatan/ketidaksesatan mendahului proses yang tengah berjalan di MUI Jabar.

Pemberitaan yang dilakukan oleh pihak kontra jelas mencederai proses klarifikasi yang tengah berjalan. Nampak bahwa pihak kontra dengan sengaja menyebarkan pemberitaan untuk menggiring opini publik agar setuju dengan ide mereka bahwa Hikmatul Iman sesat.

Pada Akang dan Teteh, pada saat inilah kemampuan kita untuk mengendalikan diri diuji. pada saat ini pula kita dihadapkan pada tugas penting untuk memperkenalkan Hikmatul Iman seperti apa adanya, tidak seperti yang disangkakan. Mari kita bersama menjaga agar situasi tetap tenang dan kondusif bagi berlangsungnya proses klarifikasi dan pengkajian di MUI jabar.

Adalah sebuah tantangan bagi kita untuk tetap tenang, mari kita ingat bahwa kita adalah pribadi – pribadi hebat yang tergabung dalam sebuah organisasi yang baik. Kita tidak akan meladeni provokasi yang dilakukan oleh pihak yang kontra dengan kita. karena mereka ingin kita terusik, ingin agar kita terpancing emosi sehingga melakukan kecerobohan yang kemudian akan menjadi peluru baru bagi mereka. Perlu kita ingat bahwa tim kontra adalah orang – orang ahli dalam hal ini dan telah melakukannya selama bertahun-tahun.

Akang dan Teteh, kami pastikan bahwa kita secara proaktif menyelesaikan kasus ini. Proses klarifikasi MUI, juga mengajukan hak jawab pada media yang telah mengangkat pemberitaan tidak berimbang merupakan tiga hal yang saat ini kita sedang lakukan.

Akang dan Teteh dapat membantu !

  • Membagikan berita ini
  • Mendukung petisi
  • Memberikan masukan secara positif dan santun pada media yang mengangkat berita tidak berimbang.

Terima kasih, inshaallah kita akan selesaikan kasus ini dengan baik

divider

Beberapa pemberitaan yang diangkat media :

Senin, 20 Juni 2016 14:44
http://www.merdeka.com/
Reporter : Andrian Salam Wiyono
Dugaan penistaan agama, DZM diduga ajarkan salat seperti semadi

Senin,  20 Juni 2016  −  15:56 WIB
http://daerah.sindonews.com
Reporter : Oris Riswan
Judul :
Guru Ajarkan Kesesatan, Belasan Pendekar Hikmatul Iman Ngadu ke MUI

Senin 20 Jun 2016, 17:26 WIB
http://news.detik.com/
Reporter : Mukhlis Dinilah – detikNews
Judul :
Eks Anggota Lembaga Bela Diri Ngadu ke MUI Jabar, Sebut Ajaran Pemimpin Sesat

Senin, 20 Juni 2016, 15:59 WIB
http://khazanah.republika.co.id/
Reporter : Zuli Istiqomah/ Red: Agung Sasongko
Masyarakat Laporkan Dugaan Aliran Sesat Guru Hikmatul Iman

20 Juni 2016 17:41 WIB
http://jabar.metrotvnews.com
Reporter : Octavianus Dwi Sutrisno
Judul :
Dianggap Menyimpang, Padepokan Bela Diri Dilaporkan ke MUI

Senin, 20 Juni 2016 19:47
http://banjarmasin.tribunnews.com
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Judul :
Gurunya Punya Paham Meragukan Alquran, Mantan Murid Pun Laporkan ke MUI

Senin, 20 Juni 2016
http://www.pos-metro.com
Guru Bela Diri Hikmatul Iman Ajarkan Murid 60% Isi Alquran Di Palsukan, MUI Bertindak

Senin, 20 Juni 2016 – 15:42 wib
http://okezone.com
Reporter : Oris Riswan
Diduga Ajarkan Paham Sesat, Pimpinan Lembaga Bela Diri Dilaporkan ke MUI

Senin, 20 Jun 2016 | 18:36 pm
http://sketsanews.com/
Sumber Berita : sindonews
Judul :
Guru Ajarkan Kesesatan, Belasan Pendekar ke MUI

Senin, 20 Juni 2016
fokusjabar.com
Judul :
Ini Penyimpangan dari Ajaran Hikmatul Iman

Hikmatul Iman Menjawab

Assalaamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

     Akang dan Teteh, sesuai dengan jadwal program klarifikasi berkenaan pengaduan kelompok kontra Hikmatul Iman pada MUI, maka hari selasa 14 Juni 2016 Tim Hikmatul Iman / Lantera / Lanterha : Kang Aulia Pradipta ( Ketua Yayasan Lantera), Kang Usep Dedi Suryana ( Pengawas Yayasan Lantera ), dan dipimpin langsung oleh Kang Dicky Zainal Arifin bersilaturahim ke MUI Jabar dan diterima langsung oleh Sekretaris Umumnya : KH. Rafani Akhyar M.Si.

     Pada kesempatan ini, Tim Lantera bertukar pikiran mengenai beberapa poin penting yang merupakan poin aduan juga latar belakang yang mendasari bergulirnya pengaduan. Dalam pertemuan tersebut disampaikan mekanisme penanganan aduan yang dimulai dari pelaporan, ditindaklanjuti dengan mediasi, kemudian sidang fatwa. Ditegaskan pula bahwa informasi dari kedua belah pihak merupakan syarat yang wajib dipenuhi dalam memutuskan perkara berkaitan dengan apakah sebuah paham/ajaran menyimpang atau tidak.

     Tim Lantera hadir tanpa membawa banyak massa, sehingga pertemuan berlangsung dalam suasana yang sangat cair dan tanpa tindakan perekaman video. Tim menyampaikan 5 jilid dokumen berjudul ” Hikmatul Iman Menjawab”, 119 halaman yang merupakan jawaban resmi atas poin aduan dan  daftar 1.557 pendukung petisi beserta komentarnya.

hikmatul iman menjawab 1
[kiri ke kanan] Kang Usa – KH. Rafani Akhyar, M.Si – Kang Dicky – Kang Aulia

     Diharapkan dengan pertemuan ini pihak MUI memiliki informasi dari kedua sisi yang menjadi bekal untuk memulai tahap berikutnya yaitu mediasi kedua belah pihak. Akang dan Teteh, insyaallah kita sangat siap untuk bertabayun dengan MUI Jabar sebagai mediatornya.

     Mari kita ciptakan suasana yang kondusif menjelang mediasi, tetap tenang dan terus bermanfaat bagi masyarakat. Terima kasih atas dukungan Akang dan Teteh, sampai detik artikel ini dipublikasikan 1.580 orang telah menyatakan dukungannya, sekali lagi kami haturkan terima kasih.

Baca juga :
1. Kronologi pemelintiran berita Hikmatul Iman Sesat

pr
2. Klarifikasi dari Sekretaris Umum MUI Jabar

3. Pihak Kontra Kembali Menggiring Opini Publik

Inilah Kami : Hikmatul Iman Indonesia

Salam sejahtera
Bagi semua insan di dunia
Kami ada dengan satu tujuan mulia
Menegakkan kemuliaan khalifah dunia

Dengan sepenuh tenaga kami berupaya mengajak sesama
Berpijak di jalan Allah
Bulatkan semangat, di Hikmatul Iman

Bersatulah hai manusia untuk agungkan namaNya
Mari kita menegakkan panji kebenaran Yang Maha Kuasa
Yang slalu mengasihi hambaNya.

Lirik diatas merupakan lagu yang menjadi nafas pergerakan  Hikmatul Iman sebagai organisasi dan keluarga besar. sambil mendengarkan lagu Hikmatul Iman yang dibawakan langsung oleh Guru Utama LSBD HI : Dicky Zainal Arifin. Ijinkan kami memperkenalkan Hikmatul Iman yang kini telah bermetamorfosa menjadi Lanterha dibawah naungan Yayasan Lantera.

Kami adalah pribadi – pribadi yang berikrar  untuk :

  1. Bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa;
  2. Menolong sesama manusia dan ikut serta mempertahankan / menyebarkan agama islam;
  3. Mentaati peraturan dan kode etik perguruan;
  4. Menjunjung tinggi nama baik perguruan

Diantara kegiatan yang kami lakukan adalah menempa diri melalui latihan rutin untuk menjadi pribadi yang lebih matang

Continue reading Inilah Kami : Hikmatul Iman Indonesia

Kronologi Pemelintiran Berita Kesesatan Hikmatul Iman

Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Semoga Bapak dan Ibu, Akang dan Teteh selalu berada dalam kesehatan.

Selama bertahun tahun, Hikmatul Iman mengambil sikap pasif mengenai pemberitaan negatif yang dikenakan pada organisasi yang berdiri telah berdiri selama 27 tahun. Alasannya sederhana, karena kita memaklumi bahwa seseorang mengambil sikap berseberangan mungkin dikarenakan adanya informasi yang tidak tersampaikan dengan utuh.

Usaha pembenturan telah ada sejak awal pendirian Hikmatul Iman. Di tahun 1990-an dimana masyarakat memiliki antusiasme yang tinggi terhadap beladiri, telah ada usaha  “adu domba” antar perguruan. Cap bahwa Lembaga Seni Bela Diri  Hikmatul Iman menggunakan jin juga merupakan salah satu komoditi yang ditawarkan pihak – pihak yang ingin memperkeruh suasana, saat itu LSBD HI digiring untuk berhadapan dengan komunitas DKM. Siapapun yang mengikuti perjalanan Hikmatul Iman tentunya dapat bersaksi bahwa perjalanan 27 tahun merupakan perjalanan yang diwarnai riak dan gelombang.

Saat ini muncul kembali usaha untuk “menggoyang” Hikmatul Iman yang saat ini telah bertransformasi menjadi Lantera / Lanterha. Sungguh bagi Hikmatul Iman ini bukan hal yang baru, ini adalah skenario usang, strategi lama, yang dibungkus oleh kemasan baru.

Perbedaannya, saat ini kita memutuskan untuk tidak lagi pasif membiarkan pihak kontra menebar informasi menyesatkan. Karena pada saat ini Lantera / Lanterha memiliki misi besar menyejahterakan umat dan penggembosan oleh pihak berseberangan memperlambat proses pencapaian misi kami.

Bapak dan Ibu, misalkan ada pernyataan :

” Bilangan genap selalu lebih besar dari 10 “

Kita tentunya tahu bahwa pernyataan tersebut salah. Bagaimana membuktikannya ? Kita bisa saja mengambil jutaan argumen bahwa peryataan tsb benar contohnya :

  • 12 bilangan genap dan 12 > 10
  • 14 bilangan genap dan 14 > 10
  • dst

tapi tetap pernyataan tersebut salah, kita hanya perlu menunjukkan satu contoh salah saja maka semua pernyataan salah. Kita ambil angka 2, 2 bilangan genap dan 2 tidak lebih besar dari 10 maka runtuhlah pernyataan tersebut.

Akang dan Teteh, saat ini kita sedang beradu kredibilitas. Masyarakat menilai dan menimbang siapakah yang layak mereka percaya. Apakah Hikmatul Iman atau pihak yang kontra.

Kita tidak akan membunuh karakter pihak yang kontra karena hal tersebut bukan perbuatan mulia, mari berfokus pada konten yang real dan nyata.

hiw
Halaman pertama google saat search “hikmatul iman”. Apakah Hikmatul Iman dirugikan ?

Jika kita simak secara jernih hikmatulimanwatch.org (atau sebelumnya hikmatulimanwatch.wordpress.com) dan metafisis.net secara umum berisi hate speech dan provokasi.

Banyak berita yang sangat mudah di patahkan, yang paling mudah dan nyata terlihat adalah penelitian mengenai gunung padang.  Hikmatul Iman Watch (HIW) dengan sangat militan bersikap skeptis terhadap penelitian ini bahwa Dicky Zainal Arifin  (DZA) delusional dan mengada – ngada. Tetapi apa yang HIW  lakukan setelah ternyata informasi mengenai gunung padang benar terbukti secara saintifik ? HIW diam dan mengalihkan topik.

gn padang hiw

Apakah yang Hikmatul Iman lakukan ? Apakah HI secara organisasi atau DZA secara pribadi mengajukan gugatan ? Tidak, sedikitpun tidak karena HI berpedoman “mungkin ada informasi yang belum sampai”

Kembali ke judul ” Kronologi Pemelintiran Berita”.

Pada 8 Juni 2016 HIW merilis berita dengan tajuk “Pernyataan sekum MUI Jawa Barat Tentang Paham Menyimpang LSBD HI / Lanterha The Lemurian Meditation.

Cuplikan beritanya :
Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat, KH. Rafani Akhyar, M.Si, pada tanggal 6 Juni 2016 menerima para pelapor paham menyimpang Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI) yang sekarang sudah berubah nama menjadi Lanterha the Lemurian Meditation. Paham menyimpang ini bersumber dari Dicky Zainal Arifin, Guru Utama lembaga tersebut.

Dapat dimaklumi jika ada yang menganggap HI menyimpang, setiap orang bebas berpendapat. Dan dapat pula dimaklumi jika seseorang merasa memiliki kewajiban untuk melaporkan pada MUI

Dibagian lain artikel, disebutkan :
Ustadz Rafani menyatakan bahwa paham ini sudah jelas kesesatannya dan bahkan sudah bisa masuk kategori penistaan agama. Paham ini akan segera dikaji di MUI Jabar sehingga dapat menghasilkan fatwa pernyataan sesat.

Dapat dimaklumi jika Ustadz Rafani menyatakan hal tersebut, karena informasi yang beliau terima baru dari satu sisi. Oleh karenanya beliau dengan bijaksana menyatakan akan segera dikaji oleh MUI.

  • Walaupun secara umum pemberitaan mengarahkan pembacanya untuk mengasumsikan bahwa Hikmatul Iman sudah sesat, masih dapat dimaklumi.
  • Walaupun pemberitaan ini dipublikasikan secara besar besaran di sosial media (facebook) dengan fasilitas promosi berbayar, masih dapat di mengerti.
  • Saat majalah percikan iman online memuat judul : Puluhan Mantan Anggota HI datangi MUI Jabar Laporkan Penyimpangan Ajaran Pendirinya ” , masih bisa di pahami, judulnya menggiring opini namun masih bisa dipaksakan untuk ditolelir.

Yang menarik ketika pihak kontra merilis berita pada 7 Juni 2016 di pikiran rakyat online dengan judul :

” Dinyatakan Sesat, Hikmatul Iman Masih Jalankan Kegiatan “

pr

Kemudian berita ini diangkat oleh MGT FM dan terbentuklah opini di masyarakat Bandung bahwa Hikmatul Iman sesat. Dari pendengar  yang satu pada keluarganya, rekan, dan tetangga.

Strategi brilian pembentukan opini sayangnya mengesampingkan fakta bahwa belum ada fatwa apapun dari MUI karena baru akan dikaji seperti dituliskan sendiri oleh pihak HIW.

Pada saat proses sedang berjalan dan bahkan mediasi belum dijadwalkan opini telah digiring untuk berpikir Hikmatul Iman sesat.

Tidak lama berselang hanya dalam waktu dua hari terjadi proses – proses :

  1. 7 Juni 2016 | Pikiran rakyat online memuat hak jawab dari Hikmatul Iman.
  2. 8 Juni 2016 | Hikmatul Iman mengklarifikasi pada sekum MUI Jabar dan hasilnya tidak ada (belum ada) vonis sesat.
  3. 8 Juni 2016 | Pikiran rakyat online “meluruskan” pemberitaan : MUI Jabar Akan Klarifikasi Langsung Pada Hikmatul Iman”.
  4. 9 Juni 2016 | Artikel pikiran rakyat online ” Dinyatakan Sesat, Hikmatul Iman Masih Jalankan Kegiatan “ tidak lagi dapat diakses oleh umum.
  5. 9 Juni 2016 | MGT FM beritikad baik mengajukan permintaan maaf dan akan menyiarkan informasi perimbangan.
  6. 10 Juni 2016 | MGT FM menyiarkan informasi perimbangan

Pertanyaannya sederhana dan kami biarkan pembaca menyimpulkan :

Menurut Bapak dan ibu, Akang dan Teteh, bagaimana kredibilitas pihak yang kontra dengan Hikmatul Iman ?

Bagaimana dengan klaim tim kontra bahwa mereka adalah orang – orang bercita cita mulia untuk mengungkap kesesatan Hikmatul Iman. (sehingga melakukan cara apapun untuk menggiring opini)

Apa tujuan mereka menggunakan istilah :

Para pelapor terdiri dari jajaran mantan Pengawas dan Pengendali LSBD HI yang merupakan murid angkatan pertama dan juga pendiri ranting dan cabang LSBD HI di berbagai daerah, termasuk di Sumatera, Banjar, dan Jakarta. Bersama mereka, datang juga mantan Pelatih Utama, mantan Pelatih, dan mantan Asisten Pelatih LSBD HI.

Apakah  untuk mengesankan :
” Kami tahu, mengerti, dan paham mengenai Hikmatul Iman, jadi percayalah pada kami ”

Apakah mereka benar tahu, mengerti, dan paham ?

Apakah mereka menyadari berapa banyak anggota Hikmatul Iman yang tiba tiba harus menjelaskan kenapa Hikmatul Iman sesat sementara yang mereka tahu hanya berlatih dan melayani masyarakat lewat terapi.

cicabe6
Terapis Hikmatul Iman dalam program Tour de Pasien
baksos hikmatul iman3
Bakti sosial terapi di Ranting dan Cabang LSBD HI

Asumsi kami, mungkin pihak yang kontra belum dan tidak menyadari. Karena mereka memerlukan belasan orang untuk bertamu pada satu orang pihak MUI saat melaporkan HI. Sementara kitalah yang harus menjelaskan pada ratusan orang pasien (lihat testimoni pasien disini) yang bertanya apakah kami sesat dan menghadapi tudingan masyarakat.

testimoni

Pada Akang dan Teteh anggota HI / Lantera / LTLM mari kita bekerja bakti. Karena kita harus membersihkan sisa – sisa feces para mantan pengawas pengendali, mantan murid angkatan pertama, mantan pelatih, mantan pelatih utama, mantan pendiri ranting, dan mantan asisten pelatih kita yang bertebaran dimana – mana. Ini adalah bukti bakti kita terhadap mereka karena suka atau tidak mereka pernah membesarkan Hikmatul Iman.

Lagi pula, bukankah kita tidak dapat berharap banyak pada mantan ?

hiw-mantan-wasdal-sekum-mui-jabar-3
” The Mantans “

vallgaradivider

Simak berita seputar proses klarifikasi ini [ KLIK ]

Tautan – tautan yang disebutkan dalam artikel ini :

Nyatakan dukungan terhadap Hikmatul Iman dengan menandatangani petisi berikut :

Itikad Baik dari MGT FM Bandung

Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Akang dan Teteh, Bapak dan Ibu, semoga kita semua berada dalam limpahan rahmat Sang maha Pemelihara.

Seperti kita ketahui bersama bahwa berita missleading yang terindikasi fitnah terhadap Hikmatul Iman / Lantera / LTLM yang dimuat oleh pikiran rakyat online dan majalah percikan iman online telah diangkat oleh MGT FM dan disiarkan dalam salah satu segmen acaranya.

Dengan basis pendengar yang luas, maka siaran ini telah berdampak pada pembentukan opini publik bahwa Hikmatul Iman merupakan aliran sesat. Sebuah hal yang serius mengingat proses klarifikasi di MUI Jabar sedang berproses dan belum ada fatwa apapun mengenai kesesatan Hikmatul Iman. (baca juga klarifikasi sekum MUI Jabar)

Berita baik dari MGT FM Bandung kita terima pada 9 Juni 2016. Manajemen MGT FM yang diwakili oleh Andrie Ruliansyah ( @andriew ) sebagai direktur musik dan program MGT yang secara proaktif menghubungi kita melalui telefon yang disambung dengan korespondensi email sebagai mana kutipan berikut :

Pertama-tama kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Berita tersebut memang dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, seperti yang kami sebutkan dalam berita kami.
Untuk itu kami mohon untuk dikirimkan materi dari Hikmatul Iman untuk Hak Jawabnya, yang Insyaallah akan kami tayangkan di Hari Jumat 10 Juni 2016, antara pukul 10.00 – 11.00 WIB.
Atas proaktifitas dan itikad baik dari MGT FM, Hikmatul Iman Indonesia menyatakan apresiasinya.
divider
Sebagai informasi tambahan, walau belum ada pernyataan resmi dari pikiran rakyat (online) dan majalah percikan iman (online) namun kedua media tersebut telah memuat perimbangan informasi yang meluruskan pemberitaan provokatif yang merugikan Hikmatul Iman. Bahkan saat ini pikiran rakyat online telah “menghapus” pemberitaan dengan tajuk ” Dinyatakan Sesat, Hikmatul Iman Masih Jalankan Kegiatan “. Berita tersebut tidak dapat diakses secara umum walaupun dapat tetap muncul dengan metode pencarian khusus.
Akang dan Teteh,.. sekali kita menancapkan paku  maka walaupun paku dicabut tetap akan meninggalkan bekas. Apa yang sudah terjadi tidak dapat kita ubah, yang bisa kita lakukan adalah memperbaiki dan berfokus pada saat ini dan detik ini.
Bagaimana pun tetap akan ada masyarakat yang mempertanyakan kita, tinggal sekarang mari memperbanyak informasi yang utuh dan benar mengenai Hikmatul Iman / Lantera / Lanterha.  Mari kita informasikan bagaimana kita memberi manfaat bagi ummat. Kita tidak perlu mengkonstruksi kebohongan dengan berita hoax atau informasi yang dibuat – buat termasuk mempelintir pemberitaan sebagaimana yang dilakukan oleh pihak yang kontra. Kita hanya perlu mengenalkan kita seperti apa adanya.
 vallgara
Simak berita seputar proses klarifikasi ini [ KLIK ]
Dukung dengan mengisi petisi berikut dan tinggalkan pesan dengan bahasa yang santun.

 

 

Klarifikasi dari Sekum MUI Jabar

Berkaitan dengan pemberitaan di
http://www.pikiran-rakyat.com  tanggal 7 Juni 2016 dengan tajuk :

sekum
Ketua Yayasan lantera dan Sekum MUI Jabar

Ini merupakan wujud itikad baik dari Hikmatul Iman/Lantera/LTLM untuk secara proaktif mengedepankan klarifikasi. Sekaligus menjadi sebuah catatan mengenai  pihak yang kontra terhadap HI/LANTERA/LTLM yang terbukti jelas melakukan pemelintiran berita untuk menggiring opini publik.

Akang dan Teteh, jika kita putar ulang ingatan kita, maka kita akan menemukan bahwa strategi ini merupakan pengulangan peristiwa tahun 2013. Pada 17 Juni 2013 pihak Hikmatul Iman Watch (HIW) yang di pimpin Mohamad Jefri melalui kuasa hukumnya Organisasi Advokat Indonesia melayangkan somasi terbuka terhadap Hikmatul Iman Indonesia mengenai dugaan adanya paham yang menyimpang di Hikmatul Iman. Somasi tersebut kemudian di jawab oleh Yayasan Hikmatul Iman. Pasca somasi, tidak ada tanggapan dari HIW sehingga kita tidak memperpanjang kasus.

Pada tahun 2013, Hikmatul Iman telah berkonfirmasi dan berklarifikasi dengan pihak MUI Cianjur ada saat itu proses klarifikasi kedua belah pihak berjalan dengan lancar dan permasalahan telah diurai dengan baik. Demi kenbaikan bersama Hikmatul Iman memutuskan untuk tidak memperpanjang kasus ini dan mengesampingkan fakta bahwa insiden telah menimbulkan kerugian di pihak Hikmatul Iman.

Tindakan pihak yang kontra saat ini dengan mengungkit kembali kasus lama dengan mengangkat kembali kasus 2013 seperti dituliskan pada artikelnya :

Sedangkan MUI Kabupaten Cianjur, kata Rafani, dalam surat keputusan pada 28 Mei 2013 menyatakan, lembaga “Hikmatul Iman” sebagai aliran menyimpang karena ditemukan adanya beberapa kejanggalan.

Merupakan tindakan penyebaran informasi yang tidak berdasar karena pernyataan yang sama telah dibantah oleh pihak MUI Cianjur dengan bukti rekaman video. Dan sekali lagi ditegaskan bahwa perbedaan pendapat ini telah diklarifikasi dan tuntas.

Pada kesempatan kali ini kami menghaturkan terima kasih pada pihak MUI yang bersedia menerima perwakilan kami dengan sangat baik dalam situasi yang cair. Semoga proses yang berlangsung dapat berjalan dengan jernih tanpa intervensi maupun tekanan dari pihak manapun.

Mohon dukungan bagi para pihak yang dapat melihat masalah ini dengan jernih untuk menyatakan dukungan agar pihak – pihak yang berniat membenturkan Hikmatul Iman / LANTERA / LTLM tidak dibiarkan bebas membangun asumsi dan memanipulasi informasi.

Nyatakan dukungan Akang dan Teteh, tandatangani petisinya.

testimonivallgara